Parangjoro, 12 April 2026 — Klinik Ngudi Sehat Parangjoro kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Dashboard Pemantauan Aliran Data SATUSEHAT Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) untuk edisi 30 Maret 2026, sistem Rekam Medis Elektronik Klinik Ngudi Sehat Parangjoro, Grogol, Sukoharjo (RME PJ) berhasil menempati peringkat pertama secara nasional dengan capaian sebesar 98,04% dan 15 jumlah resource terintegrasi. Pencapaian ini menempatkan Klinik Ngudi Sehat Parangjoro sebagai salah satu fasilitas kesehatan dengan implementasi integrasi data digital terbaik di Indonesia (lihat gambar). Status peringkat ini akan terus diupdate Kemenkes dan selalu berubah sesuai data capaian yang dikirimkan.
Keberhasilan capaian RME PJ ini berkat koordinasi dr. Aruji Hudoyo bin Chafidz Fauzi sebagai dokter penanggung jawab klinik yang juga berperan langsung sebagai pengelola RME PJ sekaligus bagian dari Ketua Tim IT Klinik. Dengan pendekatan teknis dan klinis yang terintegrasi, sistem RME PJ mampu berjalan stabil, konsisten, dan sesuai standar yang ditetapkan oleh SATUSEHAT.
Namun demikian, capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh tim di Klinik Ngudi Sehat Parangjoro. Mulai dari dokter, perawat, bidan, petugas rekam medis, apoteker, hingga seluruh karyawan klinik yang terlibat aktif dalam proses pencatatan dan penginputan rekam medis secara digital. Kolaborasi lintas profesi ini menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan kelengkapan data yang dikirim ke platform SATUSEHAT.
Dalam implementasinya, RME PJ telah berhasil mengirimkan berbagai resource penting ke SATUSEHAT sebagai bagian dari standar interoperabilitas data kesehatan, melebihi 6 resource penunjang yang diharapkan Kemenkes RI di tahun 2026 ini. Berdasarkan data yang ditampilkan pada dashboard, beberapa resource penunjang yang telah dikirim antara lain meliputi: Encounter, Condition, Observation, Procedure, Composition, Medication, MedicationRequest, MedicationStatement, ClinicalImpression, AllergyIntolerance, ImagingStudy, ServiceRequest, Specimen, DiagnosticReport, Immunization, CarePlan, dan Questionnaire. Dengan total lebih dari 15 resource yang aktif dan terintegrasi, sistem RME PJ termasuk dalam kategori implementasi yang lengkap untuk fasilitas kesehatan tingkat klinik.
Ke depan, Klinik Ngudi Sehat Parangjoro berkomitmen untuk terus mempertahankan capaian ini sekaligus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital. Penerapan RME yang optimal tidak hanya mendukung pelaporan nasional, tetapi juga meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien melalui pencatatan yang lebih akurat, cepat, dan terintegrasi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor kesehatan dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh sistem yang kuat dan kolaborasi tim yang solid.