
Parangjoro, 26 Desember 2025 — Pada Jumat, 26 Desember 2025, Klinik Ngudi Sehat Parangjoro menerima kunjungan studi banding dari Klinik Auliya Husada Kartasura. Kunjungan ini bertujuan untuk saling belajar dan berbagi pengalaman, khususnya terkait pengelolaan klinik serta pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan.
Rombongan dari Klinik Auliya Husada dipimpin langsung oleh Bapak Partono selaku pimpinan sekaligus owner klinik, didampingi oleh tujuh orang tenaga medis dan tenaga kesehatan. Dari Klinik Ngudi Sehat Parangjoro diwakili oleh dr. Yoanda Aniska B Siregar, Bidan Novi Noor, Perawat Nia dan Apoteker Hesti. Kegiatan diawali dengan sesi belajar bersama dan diskusi santai antara kedua belah pihak. Dalam suasana akrab, dilakukan tanya jawab seputar manajemen klinik, alur pelayanan BPJS Kesehatan, serta berbagai tantangan dan solusi yang dihadapi dalam pelayanan sehari-hari.
Setelah sesi diskusi, rombongan melakukan kunjungan keliling klinik untuk melihat secara langsung proses pelayanan di Klinik Ngudi Sehat Parangjoro. Mereka mengunjungi ruang pendaftaran, ruang pemeriksaan, ruang farmasi, serta unit pelayanan lainnya. Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana survei dan observasi terkait standar pelayanan klinik.
Rombongan Klinik Auliya Husada juga melihat secara langsung alur pelayanan pasien BPJS Kesehatan, mulai dari sistem antrean di pendaftaran, proses pemeriksaan oleh dokter, pelayanan farmasi, hingga penyerahan obat dan proses kasir. Selain itu, perhatian khusus diberikan pada implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang telah sesuai dengan standar SatuSehat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

FOTO: Sharing diskusi dan belajar bersama layanan klinik dan BPJS Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, diperlihatkan pula bagaimana komunikasi antar ruang pelayanan—mulai dari pendaftaran, pemeriksaan dokter, hingga farmasi—dapat berjalan secara optimal dan efektif melalui layanan RME PJ Live Chat. Dengan sistem ini, koordinasi antar petugas cukup dilakukan melalui layar komputer tanpa harus bertatap muka secara langsung, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan kedua klinik dapat saling mengambil manfaat, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, serta terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi pasien, khususnya peserta BPJS Kesehatan.